Jasa auditing sistem manajemen adalah layanan profesional untuk mengevaluasi efektivitas, efisiensi, dan kepatuhan sistem manajemen suatu organisasi terhadap standar tertentu, seperti standard ISO, GMP, SMK3, ESG, GCG, dll. Layanan ini mencakup berbagai jenis audit untuk membantu organisasi mengidentifikasi area perbaikan dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan atau standar internasional yang menjadi acuan. Meskipun tidak diterbitkan sertifikat, kami akan menerbitkan laporan lengkap yang kredibel dan dapat ditunjukkan dengan surat pernyataan seperti LOC (Letter of Compliance)
Jenis-jenis jasa auditing sistem manajemen
Audit Standar ISO:
Memeriksa dan menilai apakah sistem manajemen perusahaan sesuai dengan standar internasional seperti:
ISO 9001: Sistem Manajemen Mutu
ISO 27001: Sistem Manajemen Keamanan Informasi
ISO 22000: Sistem Manajemen Keamanan Pangan
dll (customized)
Audit K3 (SMK3):
Memeriksa dan menilai penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja perusahaan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Audit Manajemen dan Tata Kelola:
Good Corporeta Governance: Menilai praktik manajemen perusahaan agar sejalan dengan standar GCG.
Audit Kinerja: Mengevaluasi efektivitas dan efisiensi operasi perusahaan secara keseluruhan.
Audit Teknologi Informasi (TI):
Audit keamanan sistem informasi untuk berbagai sektor.
Audit kepatuhan TI untuk fintech sesuai persyaratan Bank Indonesia.
Manfaat jasa auditing sistem manajemen:
Meningkatkan kualitas dan efisiensi:
Membantu organisasi mengidentifikasi kelemahan dan area yang perlu ditingkatkan untuk mengoptimalkan kinerja.
Memastikan kepatuhan:
Memastikan perusahaan mematuhi peraturan pemerintah atau standar internasional yang berlaku.
Membangun kepercayaan:
Memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan (investor, pelanggan, dll.) dengan menunjukkan bahwa perusahaan beroperasi sesuai standar yang diakui secara global.
Mendeteksi potensi risiko:
Membantu mendeteksi potensi kecurangan dan ketidaksesuaian dalam sistem perusahaan.
Persiapan Sertifikasi :
Membantu mendeteksi potensi ketidaksesuaian dalam sistem manajemen perusahaan, sehingga siap untuk disertifikasi (Pre-Assessment)