ISO 50001 adalah Sistem Manajemen Energi, merupakan standar yang digunakan untuk mengelola kinerja energi termasuk efisiensi dan konsumsi energi.
ISO 50001 menyediakan kerangka persyaratan bagi organisasi mengenai:
1. Tahapan persiapan audit sistem manajemen energi.
2. Pengembangan kebijakan untuk penggunaan energi yang lebih efisien.
3. Identifikasi penggunaan energi yang signifikan.
4. Pengaturan dasar dan indikator kinerja.
5. Penggunaan data untuk pembuatan keputusan tentang energi, operasi, hasil pengukuran efektifitas kebijakan dan perbaikan berkelanjutan manajemen energi.
Siapakah yang perlu menggunakan ISO 50001?
ISO 50001 dapat digunakan oleh setiap organisasi atau perusahaan yang menggunakan energi fosil dan berkeinginan untuk melakukan efisiensi.
Peraturan Menteri ESDM NO. 14/2012 tentang manajemen energi yang menetapkan:
Industri dengan penggunaan energi lebih dari 6000 TOE (Ton Oil Equivalent) wajib menerapkan sistem manajemen energi.
Industri dengan penggunaan energi kurang dari 6000 TOE (Ton Oil Equivalent) agar menerapkan sistem manajemen energi atau melakukan penghematan energi.
Keuntungan yang diperoleh dari penerapan ISO 50001:
1. Meningkatkan kinerja penggunaan energi.
2. Memperbaiki transparansi dan memudahkan komunikasi dalam pengelolaan sumber energi.
3. Mengevaluasi dan memprioritaskan energi baru terkait penerapan teknologi penghematan.
4. Menyediakan kerangka kerja untuk mempromosikan efesiensi energi di semua penggunaan.
5. Mengurangi dampak lingkungan/pengurangan emisi gas rumah kaca.
6. Mengurangi biaya operasional untuk meningkatkan keuntungan.
7. Meningkatkan pemahaman penggunaan energi melalui metode yang sudah ditetapkan.